Nasional- Tim SAR Cilacap berhasil mengevakuasi empat warga yang tertimpa bangunan tanah longsor di Dukuh Siganti RT 02/RW I, Desa Banjarpanepen Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas, Rabu (18/11). Ke empat korban sudah merupakan satu keluarga ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terjepit bebatuan dan potongan kayu di kedalaman tanah sekitar 1.5 meter.

Mereka yakni Wagiati (38), dan dua anak lelakinya yang bernama Lucas (11) serta Yudas (7) beryasio, dan Basuki (52).

“Empat korban kita temukan sudah meninggal dunia. Mereka semua masih satu keluarga,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, I Nyoman Sidakarya dalam keterangannya, Rabu (18/11).

Dalam proses evakuasi tim mengalami kesulitan, sebab posisi korban dalam keadaan terjepit bebatuan dan potongan kayu di kedalaman tanah sekitar 1.5 meter. Pihaknya juga mengerahkan escavator dan alat elektrit untuk bisa mengangkat tubuh korban.

“Kita harus bersihkan puing-puing bangunan dengan menyemprot air dulu. Terus kita cangkul berulang kali dibantu peralatan elektrit. Setelah korban terangkat kemudian kita bungkus dengan kantong mayat dan di bawa ke puskesmas 2 sumpiuh. Bapaknya berhasil kita angkat. Terus yang ibunya dan dua anaknya juga bisa dievakuasi,”ujar dia.

Saat ini, para korban telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk kemudian dimakamkan oleh keluarganya. “Jenazah korban dibawa ke Puskesmas 2 Sumpiuh pakai ambulans. Setelah itu baru dimakamkan,”tandasnya.