Sebenarnya ada sejumlah tanda pasti hamil bagi wanita. Namun terkadang, tanda-tanda yang muncul justru terabaikan. Terlambat periode menstruasi, mual dan muntah mungkin menjadi gejala hamil yang kerap dijadikan patokan. Namun, sebenarnya masih ada beragam tanda pasti wanita tengah mengandung. Hanya saja terkadang para wanita jarang menyadarinya.

Terutama pada wanita yang baru pertama kali merasakan kehamilan. Sebagian besar dari mereka tentu masih tampak begitu asing dengan tanda-tanda hamil atau mungkin hanya tahu beberapa saja. Memahami dan mengenal tanda hamil merupakan hal penting bagi wanita khususnya calon ibu. Sebab, calon ibu harus sesegera mungkin untuk melakukan konsultasi pada dokter kandungan.

Lantas apa saja tanda pasti hamil pada wanita? Melansir dari hellosehat, Selasa (3/11/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

Telat Datang Bulan

Tanda pasti hamil yang sudah banyak diketahui adalah terlambat datang bulan. Ini juga menjadi salah satu tanda hamil yang mutlak. Sebab, menstruasi serta kehamilan berawal dari satu proses yang sama yakni turunnya sel telur dewasa menuju rahim dari ovarium atau indung telur. Perbedaannya yakni pada tidak adanya sel sperma yang membuahi.

Jika sel telur berhasil dibuahi dan menempel di dinding rahim, sel telur tersebut akan terus berkembang hingga menjadi bayi. Proses tersebut biasanya memakan waktu selama sekitar 9 bulan. Tanda hamil yang satu ini bisa dikatakan terlambat jika tidak datang setelah lima hari atau lebih dari tanggal yang seharusnya.

Bagi kalian yang sudah bersuami dan melakukan hubungan badan, terlambat datang bulan bisa mengindikasikan adanya proses pembuahan. Sebab, jika terjadi proses pembuahan maka sel telur tidak akan luruh hingga menjadi darah menstruasi. Namun perlu digarisbawahi, tidak selamanya terlambat menstruasi diartikan sebagai tanda hamil. Terjadinya perubahan pola makan dan stres bisa menjadi penyebabnya.

Alami Morning Sickness

Selain terlambat menstruasi, morning sickness juga menjadi tanda pasti hamil yang banyak diketahui. Morning sickness sendiri merupakan sebuah kondisi di mana seorang wanita merasakan mual dan muntah terutama di pagi hari. Meski begitu, kondisi morning sickness juga bisa berlangsung sepanjang hari.

ilustrasi wanita mual

Shutterstock/PathDoc

Melansir dari American Pregnancy, di trimester pertama kehamilan sekitar lebih dari 50 persen wanita hamil mengalami morning sickness. Bahkan, wanita hamil akan terus mengalaminya hingga memasuki trimester kedua. Tak jarang pula mereka bisa mengalami tanda hamil ini hingga menjelang persalinan.

Hal ini dikarenakan adanya pertambahan hormon pada tubuh wanita hamil. Sejumlah penelitian juga menyebutkan, morning sickness mampu dipicu oleh indra penciuman wanita hamil yang lebih sensitif. Saat tingkat kepekaan terhadap bau meningkat, maka memungkinkan untuk merangsang mual secara berlebihan.

Terjadi Perubahan Selera Makan

Tanda pasti hamil yang ketiga yakni terjadi perubahan pada selera makan. Sebagian besar wanita hamil merasa nafsu makannya menjadi meningkat. Namun ada pula wanita hamil yang justru menjadi malas makan. Selain itu, wanita hamil juga bisa secara tiba-tiba menyukai makanan yang sebelumnya dihindari nya.

Wanita hamil terkadang memang menginginkan makanan tertentu secara tiba-tiba. Hal ini biasanya disebut sebagai ‘ngidam’ dan sangat umum terjadi. Pada umumnya, tanda hamil yang satu ini terjadi sejak trimester pertama dan memuncak saat memasuki trimester kedua.

Terjadi Perubahan Emosi

Terjadi perubahan emosi juga menjadi tanda pasti hamil. Biasanya kalian mungkin menyadari terjadi perubahan emosi di dalam diri. Menjadi lebih emosional dan sensitif di banding sebelumnya memang kerap terjadi pada wanita hamil.

manusia

www.forbes.com

Hal ini karena adanya perubahan hormon estrogen dan progesteron pada tubuh wanita hamil. Perubahan fungsi tubuh juga bisa mempengaruhi emosi ibu hamil secara tidak langsung. Selain itu juga adanya perubahan metabolisme dapat mempengaruhi emosional ibu hamil.

Flek Darah

Tanda pasti hamil berikutnya adalah keluarnya flek atau bercak darah dari vagina. Bercak darah ini sebenarnya merupakan hasil dari proses implantasi. Di mana terjadi penanaman sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim wanita. Tanda hamil yang satu ini umumnya terjadi di awal minggu kehamilan. Namun tetap, tidak semua wanita merasakan tanda kehamilan ini.

Untuk membedakan flek darah implantasi dan pendarahan lainnya dengan melihat jumlah darah yang keluar. Umumnya, flek darah akibat implantasi hanya 1-2 tetes dan berwarna merah muda kekuningan. Flek ini juga bisa muncul kapan saja dalam 10-14 hari usai pembuahan dan berlangsung selama 1-2 hari.

Flek darah akibat implantasi tidak akan keluar dalam jumlah banyak. Pendarahan ini juga hanya berlangsung tidak lebih dari 5-7 hari. Jika ibu hamil mengalami pendarahan yang cukup banyak dan mengalir deras, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter ahli.

Sering Buang Air Kecil

Sudah lama terlambat menstruasi? Sering buang air kecil juga belakangan ini? Bisa jadi itu tanda pasti hamil bagi para wanita. Banyak dari wanita hamil yang tidak menyadari sering pipis masuk ke dalam tanda-tanda hamil. Padahal ini merupakan tanda hamil paling umum terjadi.

air kecil

shutterstock

Hal ini lantaran di awal kehamilan terjadi peningkatan hormon  human chorionic gonadotropin (hCG) dalam tubuh wanita. Hormon inilah yang menyebabkan peningkatan aliran darah ke ginjal dan membuat produksi urin menjadi meningkat. Akan tetapi semakin bertambahnya usia kehamilan, sering pipis diakibatkan kandung kemih yang tertekan oleh rahim.

Alhasil, wanita hamil akan merasa lebih sering ingin buang air kecil. Meskipun sebenarnya kandung kemih belum terisi penuh. Perlu diingat, jika mengalami kondisi ini jangan pernah untuk menahannya. Sebab dapat menimbulkan infeksi seperti ISK atau infeksi saluran kemih.