Ekonomi- Perusahaan jasa ekspedisi SiCepat tercatat mengalami lonjakan pengiriman paket hingga mencapai lebih dari 5 juta pada saat Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 12.12. Adapun pada Harbolnas 10.10, pengiriman SiCepat tercatat mencapai 1,8 juta kiriman paket.

Chief Executive Officer SiCepat Ekspres, The Kim Hai, mengatakan lonjakan paket pada Harbolnas 12.12 ini tidak lain karena kesiapan infrastruktur, system IT, manpower dan komitmen waktu pengiriman 1-2 Hari sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) yang selalu mencapai lebih dari 97 persen disetiap bulannya pada tahun 2020 ini.

Selain kesiapan tersebut, lonjakan paket juga dikarenakan inovasi yang dikeluarkan SiCepat di tahun ini yaitu produk HaLu (harga mulai lima ribu), SIUNTUNG (pengiriman murah untuk pengguna social commerce), dan GOKIL (Kargo Kilat) yang membuat harga pengiriman semakin terjangkau dengan estimasi pengiriman sama seperti layanan reguler.

“Pada Harbolnas 12.12 tahun lalu, SiCepat mencatatkan kenaikan paket lebih dari 1,5 juta paket, dan pada Harbolnas 12.12 tahun ini melonjak hingga 5 juta paket,” jelas Kim Hai dalam pernyataanya, di Jakarta, Jumat (18/12).

Di sisi lain, kinerja SiCepat di 2020 juga naik signifikan, tercatat pada semester pertama 2020 SiCepat telah menembus 1 juta paket per hari dan kenaikan transaksi lebih dari Rp 3,5 triliun atau 191 persen dari tahun sebelumnya. Pada sektor pertumbuhan seller, seller yang bergabung menjadi member SiCepat pada tahun ini meningkat mencapai lebih dari 3,2 juta seller.

Tak hanya itu, ekspansi SiCepat pada sektor B2B Retail juga menjadi salah satu alasan SiCepat Ekspres dapat mencapai pertumbuhan pesat saat ini. Saat ini kerjasama dengan Alfamart untuk first mile telah tumbuh mencapai lebih dari 900 titik tersebar di Jabodetabek.