Memandikan bayi baru lahir kerap kali menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua atau ibu baru. Kulit buah hati yang sangat halus, serta tulangnya masih sangat rentan, membuat jari jemari dan tangan harus berhati-hati.

Beberapa dokter anak menyarankan untuk menunda memandikan bayi baru lahir sampai mereka berumur beberapa hari. Itu karena setelah lahir, bayi Anda dibungkus dengan vernix, yakni zat lilin pada kulit yang melindungi bayi dari kuman di lingkungan.

Jika melahirkan di rumah sakit, perawat atau staf rumah sakit akan membersihkan cairan ketuban dan darah setelah bayi lahir. Setelah membawa bayi pulang, Anda bisa memandikannya dengan spons. Bisa dimulai dengan membersihkan kepala, badan, dan area popoknya.

Hal itu merupakan cara memandikan bayi baru lahir paling aman, sampai tali pusarnya lepas. Setelah talinya terlepas dengan sendirinya, Anda bisa mulai memandikan bayi dengan merendam tubuhnya di bak mandi dangkal.

Ingin tahu lebih lengkap langkahnya? Berikut cara memandikan bayi baru lahir dengan aman dan tepat yang wajib diketahui.

Bayi yang baru lahir, harus dimandikan dengan spons mandi selama beberapa minggu pertama kehidupan. Ini adalah cara termudah untuk membersihkan bayi Anda sebelum tali pusarnya lepas.

Mandi spons juga merupakan caraterbaik untuk memandikan anak laki-laki yang disunat saat situs sunat sembuh. Membasuh satu bagian atau seluruh tubuhnya tanpa membuatnya basah kuyup.

Selama proses memandikan bayi baru lahir, Anda selaku ibu baru dapat menyampaikan kalimat-kalimat positif. Penyampaian ibu yang indah dan lembut akan membuat si kecil merasa lebih nyaman.

Sebelum memulai, persiapkan dulu semua alat dan bahan di tempat yang mudah Anda jangkau. Berikut cara memandikan bayi baru lahir dengan spons dilansir dariHealthline:

017 febrianti diah kusumaningrum

©Pinterest

1. Menghangatkan ruangan agar bayi Anda tetap nyaman. Uap air yang keluar dari air panas bisa menghangatkan ruang.

2. Daftar persediaan, berupa bantalan untuk permukaan yang keras, seperti selimut atau handuk. Lalu sebaskom air hangat, bukan panas. Serta lap mandi, sabun bayi yang lembut, popok bersih, dan handuk bayi.

3. Pilih ruangan yang hangat, sekitar 23,8 derajat Celcius. lepaskan pakaian dan popok bayi Anda, segera bungkus dengan handuk.

4. Baringkan bayi Anda pada permukaan yang rata, seperti meja ganti, counter di samping wastafel, atau tempat tidur Anda. Pertahankan satu tangan Anda untuk memastikannya tidak jatuh.

5. Buka handuk perlahan di area tubuh yang ingin Anda cuci.

6. Mulailah dari wajah bayi Anda dan bagian atas kepalanya: pertama-tama celupkankain bersih ke dalam air hangat.

7. Gunakan hanya air hangat tanpa sabun untuk langkah ini agar sabun tidak mengenai mata atau mulut bayi Anda.

8. Usap bagian atas kepala dan sekitar telinga luar, dagu, lipatan leher, dan mata.
Tambahkan satu atau dua tetes sabun ke dalam air hangat.

9. Celupkan waslap ke dalam air sabun dan peras.

10. Gunakan air sabun untuk membersihkan seluruh tubuh dan area popok. Anda sebaiknya membersihkan ketiak dan sekitar area genital.

11. Jika bayi Anda disunat, hindari membersihkan penis untuk menjaga lukanya tetap kering kecuali jika diarahkan oleh dokter bayi Anda.

12. Kenakan popok bersih. Anda juga bisa menggunakan handuk atau tudung untuk menghangatkan kepala bayi saat mengeringkan bagian tubuh lain.

13. Jika Anda memiliki bayi laki-laki yang disunat, ikuti petunjuk dokter secara hati-hati. Demi menjaga kebersihan dan kekeringan area sampai sembuh. Ini biasanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk sembuh.

Setelah tali pusar bayi Anda lepas, Anda bisa memandikannya di bak mandi bayi. Ikuti langkah-langkah berikut untuk memandikan bayi baru lahir Anda dengan aman:

1. Isi bak mandi dengan sedikit air. Biasanya, 2 hingga 3 inci air sudah cukup. Beberapa bak mandi bisa diletakkan di bak cuci atau bak mandi biasa, tergantung model yang Anda miliki.

2. Ikuti langkah persiapan dan melepas pakaian sesuai langkah sebelumnya.

3. Setelah melepaskan pakaian bayi Anda, segera masukkan ke dalam air agar tidak kedinginan.

4. Gunakan satu tangan untuk menopang kepala bayi Anda dan tangan lainnya untuk meletakkan kakinya terlebih dahulu ke dalam bak mandi.

5. Kepala dan leher mereka harus berada jauh di atas air sepanjang waktu demi keamanan.

ilustrasi bayi kembar

Shutterstock/Anneka

6. Lalu Anda bisa memercikkan atau menuangkan air hangat ke atas bayi secara lembut, untuk menjaganya tetap hangat di dalam bak mandi.

7. Gunakan waslap untuk membersihkan wajah dan rambut mereka. Lalu keramas kulit kepala satu atau dua kali seminggu.

8. Cuci seluruh tubuh bayi dari atas ke bawah, menggunakan air hangat atau waslap basah.

8. Angkat bayi Anda dengan lembut dan tepuk-tepuk hingga kering dengan handuk. Pastikan juga untuk mengeringkan lipatan di kulitnya.

Ingatlah untuk tidak pernah meninggalkan bayi tanpa pengawasan di dalam bak, bahkan sedetik pun. Mereka dapat dengan cepat tenggelam, bahkan dalam jumlah air yang dangkal.

Rencanakan untuk mencuci kulit kepala atau rambut bayi Anda dua kali seminggu. Cara mencucinya, pijatkan sampo bayi dengan lembut ke rambutnya, jika ada, atau langsung ke kulit kepalanya. Bilas dengan menyeka dengan waslap basah.

Saat di bak mandi khusus bayi, Anda juga bisa menundukkan kepala bayi ke belakang dengan lembut. Lalu meletakkan satu tangan di dahinya sambil menuangkan air hangat. Air akan tumpah ke sisi kepalanya untuk membilas sampo.

ilustrasi bayi mandi

©2012 Merdeka.com

Mencuci rambut bayi dengan lembut tidak akan merusak titik lemahnya, tapi bisa bicarakan dengan dokter anak Anda jika memiliki kekhawatiran.

Jika bayi Anda memiliki cradle cap, Anda dapat menyisir rambut dan kulit kepala bayi Anda dengan lembut. Namun berhati-hatilah agar tidak mencongkel atau menggores kulit kepala mereka.

Itulah beberapa cara memandikan bayi baru lahir yang wajib diketahui, terutama bagi para ibu baru. Menjaga kebersihan dan kehangatan akan membuat bayi baru lahir Anda menjadi lebih nyaman. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.