Nasional- Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengaku pernah mengalami kegagalan pada saat menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di usia remaja. Ketika di Sekolah Menengah Atas (SMA), dirinya kala itu tidak berhasil menuju ke Istana untuk mengibarkan bendera merah putih pada peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Padahal, dia mengaku sedang semangat-semangatnya untuk ambil bagian dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut. Namun kesempatan itu melayang ketika pada tahap perekrutan dirinya sedang jatuh sakit.

“Pas hari itu harusnya diuji saya sakit panas dan nggak bisa ikut ujian. Itu yang berangkat teman saya, saya nangis-nangis hanya karena ada faktor alasan,” kata Sri Mulyani dalam acara Girls Leadership Class, secara virtual di Jakarta, Minggu (20/12).

Tidak sampai di situ, Bendahara Negara itu juga pernah gagal berangkat ke Amerika Serikat untuk mengikuti kompetisi pelajar di masa SMA. Sri Mulyani menjadi salah satu yang terpilih dan mendapatkan kesempatan mengikuti program di negeri Paman Sam tersebut.

“Harusnya saya berangkat ke Amerika waktu masih SMA terus ibu saya sama bapak saya melarang. Di mana saya enggak punya uang untuk membayar,” kata dia.

Alasan Orang Tua Menolak

Alasan kedua orang tuanya menolak dirinya pergi karena masih ada kebutuhan lain yang lebih penting. Terlebih, kakak-kakak dari Sri Mulyani saat itu memerlukan biaya untuk kuliah, sehingga menjadi prioritas utama.

“Bayangin Anda sudah dapat tiketnya Anda nggak boleh. Karena nggak bisa berangkat nangis. Jadi poin saya kalau kita bicara tentang berbagai dalam tahap kita ada nggak kita pernah gagal pernah pasti,” katanya.