Nasional – Artis Gisella Anastasia alias Gisel akhirnya buka suara terkait heboh video syur 19 detik miliknya yang bocor ke publik. Ia meminta maaf atas perbuatannya di masa lalu.

“Apabila saya telah mengecewakan banyak hati, dari apa yang saya lakukan di masa lalu, saya mohon maaf,” kata Gisel saat jumpa pers, Rabu (6/1).

Selain kepada masyarakat dan Gempita anaknya, Gisel memohon maaf kepada keluarga besarnya, Gading Martin mantan suaminya serta Wijin, pria yang tengah dekat dengannya.

Berikut pernyataan lengkap permintaan maaf Gisel:

Izinkan malam hari ini dengan segala kerendahan hati saya untuk mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, seluruh pihak yang terkait. Khususnya kepada-keluarga besar saya, sahabat, teman teman, orang-orang yang mengasihi saya. Partner kerja dan semua pihak yang telah menaruh kepercayaannya kepada saya. Atas apa yang telah saya lakukan yang bukan menjadi sebuah contoh terpuji yang bisa kalian harapkan dari seorang Gisella Anastasia.

Dan saya menyadari sebagai seorang manusia bahwa kehidupan kita seharusnya bisa membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Namun, apabila saya telah mengecewakan banyak hati, dari apa yang saya lakukan di masa lalu, terutama untuk para org tua yang anak anaknya mungkin pernah menjadikan saya seorang panutan, sekali lagu saya memohon maaf dengan kerendahan hati saya.

Ketahuilah, apa yang terjadi apa yang dipertontonkan tanpa seizin saya, adalah bagian dari masa lalu saya. Dan bukan dari kehidupan saya yang baru sekarang ini. Dan saya berharap melalui pernyataan ini saya bisa dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari semua pihak, terutama sekali lagi yang saya kasihi kedua orang tua saya, seluruh keluarga besar, anak saya Gempita, Mas Gading dan seluruh keluarga besarnya. Serta, Wiji dan keluarga. Dan terutama buat saya ada pengampunan dari Tuhan saya Yesus Kristus dalam kehidupan.

Tidak henti-hentinya saya mengucap syukur atas keberadaan mereka semua, di kehidupan saya. Yang selalu mendoakan, menyupport dan tetap mengutuskan saya dan tidak menghakimi saya selama proses

Besar harapan saya untuk diizinkan menata kembali kehidupan saya bersama Gempita dan dengan adanya kasus ini, saya berharap tidak berdampak negatif terhadap psikologi anak saya di masa akan datang.

Dengan support dari orang-orang terdekat, saya harap bisa diizinkan melangkah maju untuk masa depan yang lebih baik.

Saya sebagai warga negara indonesia yang baik akan akan terus bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berjalan. Terimakasih dan Tuhan memberkati.