Bengkulu- Hasil Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Bengkulu ditetapkan 2 Paslon Memenuhi Syarat (MS) dan 1 Paslon Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan tidak bisa ditetapkan sebagai Calon Gubernur dan Wakil yang akan berlaga pada Pilkada serentak 09 Desember 2020 mendatang.23/09/2020

Bertempat di ruang RPP Kantor KPU Provinsi Provinsi Bengkulu Jl. Kapuas Raya No.82 Kel. Lingkar Barat Kec. Gading Cempaka Kota Bengkulu telah berlangsung kegiatan Rapat Pleno Penetapan pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Bengkulu pada Pilkada serentak Tahun 2020.Kegiatan tersebut di pimpin oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra,S.Ag.MM didampingi seluruh Komisioner dan diikuti oleh Plt.Sekreteris Sudirman,SH, Kabag Hukum dan Hupmas Oktan Hozairi,SH.MH, Kasubbag dan 2 (dua) orang staf KPU Provinsi Bengkulu.

Hasil Rapat Pleno Penetapan Paslon Gub/Wagub Bengkulu tertuang dalam putusan KPU Provinsi Bengkulu Dokumen Model BA.HP. PERBAIKAN-KWK dan diserahkan kepada LO/Penghubung masing-masing Bacalon disaksikan dan Bawaslu Provinsi Bengkulu dengan hasil sbb :
a. HELMI-MUSLIHAN :
Memenuhi Syarat (MS)
b.ROHIDIN-ROSJONSYAH :
Memenuhi Syarat (MS)
c. AGUSRIN-IMRON :
Tidak Memenuhi Syarat (TMS)

Jokowi Tegaskan 270 Daerah Tidak Tunda Pilkada

Bapaslon H. AGUSRIN M NAJAMUDIN, ST (Bacagub) dan Dr. Ir.H.M. IMRON ROSYADI,MM,M.Si (Bacawagub) dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) menjadi calon Gub/Wagub pada Pilkada Tahun 2020 dengan pertimbangan :

AGUSRIN MARYONO (Cagub) dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat sebagai Calon Gubernur karena belum memenuhi syarat sesuai dengan PKPU Nomor 1 Tahun 2020 yang mewajibkan bahwa calon yang pernah dipidana memenuhi jangka waktu 5 (lima) tahun selesai menjalani pidana kurungan terhitung pada saat bebas murni s.d waktu pendaftaran. Berdasarkan perhitungan periode tersebut, ybs masih kurang 3 bulan 15 hari dari jangka waktu yang ditetapkan.

IMRON ROSYADI (Cawagub) masih mendapatkan haknya sebagai Anggota DPRD Provinsi karena belum ditetapkan sebagai Calon Wakil Gubernur, sesuai PKPU bahwa calon yang berasal dari ASN, TNI / POLRI dan Anggota Legislatif wajib mengundurkan diri 5 hari setelah ada penetapan calon / selambatnya 30 hari sebelum masa pemungutan suara.

Rangkaian Kegiatan Penetapan Paslon Gub/wagub Bengkulu pada Pilkada tahun 2020 selesai pada pukul 13.35 WIB berjalan aman, kondusif dan mematuhi protokol kesehatan dengan pengamanan Personil OMP Polda dan Polres Bengkulu, dan untuk 2 (dua) Paslon yang dinyatakan memenuhi syarat menjadi Pasangan Calon akan dilakukan pengundian nomor urut pada hari Kamis tanggal 24 September 2020 bertempat di Hotel Mercure Kota Bengkulu.