POLITIK-  Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyesalkan masih minimnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Menurutnya, masyarakat masih acuh terhadap sampah.

“Saya tidak dapat mengerti sekarang ini mengapa orang begitu acuh, ada sampah saja saya suka jengkel yang kecil saja kalau lihat berkendaraan lalu ada mobil mewah tiba tiba dia dengan enaknya membuang sampah dari jendela,” katanya saat webinar bersama 47 orang penerima penghargaan Kalpataru, Kamis (7/1).

“Saya sering karena kebetulan Presiden Kelima mendapat pengawalan, saya suka pengawal saya kejar mobil itu kalau bisa berhentikan, kalau bisa suruh ambil lagi sampahnya, hal-hal seperti kecil seperti ini harusnya ada dalam diri kita sebagai bangsa,” ujarnya.

Megawati bercerita pernah mendapatkan kabar ada turis asing yang sedang menyelam di Bali melihat banyak sampah. Dirinya langsung menegur Gubernur Bali, I Wayan Koster.

“Katanya di laut Bali itu sudah penuh dengan sampah, bukan ikan, saya langsung menegur gubernur Bali struktur partai saya, turis saja bisa saja mengatakan hal-hal seperti itu,”ucapnya.

“Coba kamu harusnya harus melihat itu apa sampah benar dari Bali atau sampah yang dibawa arus sampai disekitar laut Bali,” tambah Presiden RI kelima ini.

Megawati mempertanyakan bangsa Indonesia dari sisi kehidupannya yang semakin tumpul, tidak melihat dan mengajarkan anak-anak hal yang indah.
“Masa gak bisa ya, gak ada getaran-getaran dalam diri kita untuk memperjuangkan lingkungan kita sendiri,”ucapnya.

Dirinya pun menaruh apresiasi tinggi kepada para penerima penghargaan Kalpataru dari tahun ke tahun. Penghargaan Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bagi individu maupun kelompok yang berjuang melestarikan lingkungan.

“Saya merasa sangat hormat bagi mereka yang telah menerima hal-hal tersebut, seorang pejuang-pejuang lingkungan yang tanpa pamrih, telah memberikan kontribusinya untuk menjaga lingkungan kehidupan,” tandasnya.