Nasional – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menginginkan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menangkap pelajaran luar biasa dari pandemi Covid-19. Menurutnya, keadaan tersebut harus menjadi nilai positif dalam membuat kinerja perbendaharaan lebih baik, utamanya dalam menyongsong 2021.

“Saya minta kepada seluruh jajaran DJPb untuk terus memikirkan bagaimana policy, regulasi, business process dan bahkan cara kerja kita baik yang di front office, di middle office dan di back office untuk bisa diperbarui dan beradaptasi dengan suasana new normal,” tegasnya seperti dikutip dari laman resmi Kemenkeu, Kamis (24/12).

Bendahara Negara itu juga meminta kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan menyesuaikan cara kerja yang berubah akibat pandemi Covid-19. Pola kerja yang baik harus dipertahankan meskipun pandemi telah usai. Termasuk cara mendesain belanja maupun menggunakan sumber daya manusia yang merupakan salah satu target dalam mengelola APBN.

“Saya minta semangat untuk bekerja bersama untuk terus dipupuk oleh seluruh jajaran di Kementerian Keuangan terutama di Direktorat Jenderal Perbendaharaan, di seluruh Kanwil, di seluruh KPPN terus kita dorong transformasikan cara kerja kita yang makin baik,” tambahnya.

Apresiasi Pelayanan Secara Online
secara online rev1
Di samping itu, Menteri Sri Mulyani juga mengapresiasi seluruh jajaran DJPb baik para kepala kantor di seluruh kantor wilayah maupun kantor KPPN di seluruh Indonesia atas kerja keras, dedikasi, ketekunan dan pengorbanan karena tahun ini bukan tahun yang mudah. Dia juga berterimakasih atas inovasi pelayanan secara online sehingga seluruh satuan kerja masih bisa mendapatkan pelayanan yang optimal dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan.

“Mari kita semuanya menutup tahun 2020 ini dengan tetap fokus, tetap bisa melaksanakan semua tugas tanggung jawab kita sebagai bendahara negara yang bisa diandalkan, yang reliable, kredibel yaitu yang bersih dari korupsi, efisien, kompeten dalam menutup Tahun Anggaran 2020 dengan sebaik-baiknya,” katanya.