Bengkulu,  – Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan Penandatanganan MoU dengan Ritel Modern, tentang Pemasaran Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Peritel Modern di Provinsi Bengkulu, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (4/12).

Kegiatan yang dimotori Disperindag Provinsi Bengkulu ini, dihadiri Plt Kadis Disperindag Provinsi beserta jajarananya, pelaku usaha dan perwakilan Ritell modern (Alfamart, Hipermart, Indomaret serta Giant).

MoU ini dimaksudkan untuk membantu pelaku usaha UMKM dengan memberikan ruang bagi UMKM menjual hasil produknya pada Ritell Modern.

“Ini yang pertamakali dilakukan, Pemprov Bengkulu membantu UMKM dengan melakukan penandatanganan kerjasama dengan Ritell Modern untuk memasarkan produk-produk UMKM di Ritell Modern,” jelas Plt Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah, usai melakukan penandatanganan MoU.

Dengan MoU ini, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan produksi dan mengenalkan hasil produk UMKM pada masyarakat luas.

“Selain itu, juga dapat menjadi ajang promosi produk asli daerah yang dihasilkan oleh pelaku usaha UMKM,” ungkap Wakil Gubernur Bengkulu ini.

Plt Disperindag Provinsi Bengkulu Surya Ofiana mengatakan, kerjasama ini didasari peraturan Menteri Perdagangan untuk memasarkan dan membantu memasarkan UMKM khususnya di Provinsi Bengkulu.

“Kita ingin lebih memperluas pemasaran UMKM dengan merambah ke pasar-pasar modern,” kata Surya Ofiana.

Lebih lanjut dijelaskannya, MoU ini menegaskan untuk memberikan ruang pemasaran bagi produk lokal UMKM di Ritel Modern dan berlaku hingga ke Ritel Modern yang ada di seluruh Provinsi Bengkulu.

// Milenial Bengkulu Siap Berkontribusi Dorong Geliat Ekonomi Bengkulu

Dorongan akan geliat ekonomi Bengkulu yang dikenal dengan Bumi Rafflesia, juga siap digerakkan Milenial Bengkulu. Tidak hanya geliat ekonomi, tapi juga dukungan akan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Diungkapkan Ketua Ikatan Bujang Gadis Bengkulu periode 2016 – 2020 Rifki Bidasarandi, terkait Vaksinasi Covid19 yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah pada Desember sangatlah penting agar setelah mendapatkan Vaksinasi maka dapat memberikan perlindungan terhadap kekebalan tubuh dan memerangi virus serta terhindar dari virus Covid-19.

“Saya berpendapat anjuran dari pemerintah untuk melaksanakan Protokol kesehatan harus selalu dipatuhi. Seperti saat bepergian selalu menggunakan masker, menjaga Jarak pada saat bertemu dengan orang banyak dan selalu membawa hand sanitizer ataupun rajin mencuci tangan, selalu menjaga daya tahan tubuh dan olahraga secara teratur. Apabila ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, maka seseorang akan terhindar dari penyebaran Covid-19,” paparnya.

Diberikan kesempatan untuk berbuat, dikatakan Rifki, pihaknya siap menjadi contoh yang baik dalam mengedukasikan protokol kesehatan kepada masyarakat sekitar khusus masyarakat Bengkulu.

Hal senada juga disampaikan Putera Maritim Provinsi Bengkulu 2018 Angga Pratama. Menurutnya, sebagai generasi muda Milenial tentu melihat peran pemerintah yang sudah sangat optimal terutama pada kepentingan masyarakat banyak.

“Pemerintah sudah responsif dan hadir di tengah permasalahan rakyat, terutama pada masa pandemi Covid-19. Terkait vaksinasi tentu pemerintah sudah cukup matang dan terencana dan ini bukan persoalan main-main,” katanya.

Namun banyak anggapan dari masyarakat bahwa vaksin ini tidak sesuai prosedur, vaksin ini tidak standar WHO, dan banyak isu miring lainnya. Padahal, pemerintah tidak main-main soal vaksin ini. Bahkan tidak mungkin pemerintah menyia-nyiakan nyawa 260 juta jiwa penduduk Indonesia dengan melakukan vaksinasi yang tidak sesuai prosedur.

“Saya mengajak untuk kita semua tetap patuhi prokes dalam setiap kegiatan setidak nya itulah yang akan menekan angka penyebaran Covid-19 jadi menurun,” imbuhnya.

“Jadi kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, coba lah untuk sedikit berpikir positif dan mari kita sukseskan vaksinasi untuk Indonesia yang sehat,” lanjutnya.

Dengan penekanan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 merupakan langkah untuk kita semua mendongkrak akselerasi pembangunan dan ekonomi indonesia yang lebih baik kedepan nya terutama terhadap Provinsi.

Bengkulu punya potensi besar terhadap motor penggerak ekonomi nasional. Dengan adanya proyek strategis nasional seperti jalan tol, rel kereta api, perluasan pelabuhan pulau Baai serta pengembangan dan peningkatan bandara Fatmawati ke taraf internasional yang nantinya akan mendekatkan pada konektivitas antar provinsi bahkan antar pulau.

Para turis bisa dengan mudah masuk ke Bengkulu lewat akses darat ,udara maupun laut, dalam hal ini generasi muda bisa mengambil peluang dan ikut andil di dalamnya seperti pada sektor pariwisata yang digarapkan oleh generasi milenial, mulai dari penyediaan okomodasi hotel dan travel.

“Sehingga peran generasi Milenial akan kongrit dan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya.