Politik- Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Tangerang Selatan nomor urut 2 Nurazizah-Ruhama Ben optimistis menang Pilkada, setelah melihat hasil survei Romeo Strategic Research and Consulting (RSRC).

“Survei RSRC memperlihatkan sejumlah potret pemilih dalam fase akhir masa kampanye Pilkada Tangerang Selatan yang di antaranya menunjukkan masih banyak kemungkinan bagi Siti Nurazizah-Ruhamaben untuk memenangkan Pilkada Tangsel ini,” ungkap Diska Putri Pamungkan, juru bicara pemenangan Siti Nur Azizah-Ruhama Ben dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/11).

Menurutnya, survei RSRC menunjukkan bahwa di antara ketiga pasangan calon, Nurazizah-Ruhamaben menjadi paslon dengan lompatan elektabilitas tertinggi, mencapai 15.5 persen, sedangkan paslon lain relatif stagnan.

“Jumlah potensi swing voters juga masih mencapai 32.4 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Siti Nurazizah-Ruhamaben masih memiliki cukup potensi untuk bisa menarik dukungan massa sebelum masa pencoblosan,” ungkap dia.

Selain itu, tingginya keinginan masyarakat pemilih di Tangsel, yang mengharapkan adanya perubahan kepemimpinan hingga 60 persen dari hasil survei. Juga memberikan peluang besar bagi pasangan Nurazizah-Ruhama Ben, menang dalam Pilkada.

Apalagi, Pasangan Siti Nurazizah-Ruhama Ben bukan bagian dari Pemerintahan Kota Tangsel periode saat ini. Sehingga bisa dipastikan pasangan Nurazizah-Ruhama Ben terbebas dari beban masa lalu Tangsel.

“Survei RSRC juga memotret preferensi pemilih yang hampir 60 persen menginginkan perubahan kepemimpinan di Tangerang Selatan. Seperti yang kita ketahui bersama, di antara tiga paslon yang saat ini mengikuti Pilkada 2020, hanya paslon Siti Nurazizah-Ruhamaben yang tidak memiliki keterkaitan dengan kepemimpinan saat ini. Sehingga, apabila masyarakat benar-benar ingin perubahan dan memilih pemimpin tanpa beban masa lalu, tentu Siti Nurazizah-Ruhamaben adalah jawabannya,” jelas dia.

Menurutnya, sebagai penantang Siti Nurazizah–Ruhamaben memiliki perspektif baru dalam menangani permasalahan yang hingga saat ini tidak dapat terselesaikan oleh pemerintahan Airin dan jajarannya.

“Perlu menjadi catatan, bahwa survei RSRC atau lembaga manapun bukanlah hasil akhir. Jika saat ini hasil survei RSRC menunjukkan paslon Siti Nurazizah-Ruhamaben mendapatkan dukungan sekitar 17 persen, maka ini menjadi lecutan bagi Paslon Nurazizah-Ruhamaben untuk terus mengerahkan upaya agar mendapatkan suara mayoritas di hari pencoblosan,” ungkap dia.

Dalam survei RSRC yang dilakukan pada 3 sampai 6 November 2020, pasangan incumbent Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan menduduki peringkat pertama survei 28,7 persen. Diikuti Muhamad-Saraswati 20,9 persen dan Siti Nur Azizah-Ruhama Ben diurutan terendah sebesar 17 persen.

Namun begitu, para paslon dan tim pemenangan calon, juga mesti mencermati adanya lompatan elektabilitas oleh pasangan calon Siti Nur Azizah-Ruhama Ben dari 1,5 persen di bulan Maret menjadi 17 persen di bulan November.

Lompatan kedua disusul pasangan Muhama-Rahayu Saraswati sebesar 6 persen, dan pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga justru mengalami perlambatan elektabilitas yang kemungkinan dipengaruhi tercapainya titik optimum basis pemilih loyalnya dengan 16 persen di bulan Maret dan 28,7 persen di bulan November.

RSRC menerangkan, survei tersebut dilakukan pada 3 hingga 6 November 2020. Dengan sampel sebanyak 400 responden yang diperoleh berdasarkan metode Multi Stage Random Sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of eror 5 persen.

Kemendagri Sebut 300 Teguran Diberikan kepada Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Terkait Kerumunan Massa, Gibran Bersedia Ditegur dan Dihukum