Internasional- Pria bersenjata di Nigeria menculik lebih dari 80 siswa sekolah Islam di barat laut negara bagian Katsina pada Sabtu malam, tapi para pelajar dengan cepat berhasil diselamatkan pasukan keamanan setelah baku tembak. Demikian disampaikan polisi pada Minggu.

Penculikan yang berhasil digagalkan ini terjadi kurang dari dua hari setelah pembebasan 344 siswa yang diculik di wilayah yang sama pada 11 Desember lalu. Insiden ini menjadi sorotan rawannya wilayah Nigeria utara.

Upaya penculikan pada Sabtu malam itu berlokasi di Dandume, sekitar 64 kilometer dari Kankara, kota di mana penculikan ratusan siswa terjadi.

Pada Minggu pagi, juru bicara kepolisian negara bagian Katsina, Gambo Isa mengatakan para bandit telah menculik empat orang sebelumnya dan mencuri belasan sapi ketika mereka menuju anak-anak yang sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri sebuah perayaan.

Gambo Isa mengatakan, polisi dan kelompok perlindungan diri yang ada di masyarakat sekitar menyelamatkan anak-anak tersebut dari para bandit setelah melalui baku tembak.

“Tim berhasil mengalahkan para bandit dan menyelamatkan 84 anak dan mengembalikan 12 ekor sapi yang dicuri,”jelas Isa dalam sebuah pernyataan, dikutip dari France 24, Senin (21/12).

“Pasukan pencari masih menyisir daerah tersebut dengan tujuan untuk menangkap bandit yang terluka atau menemukan mayat mereka.”

penculikan kembali terjadi di nigeria, pasukan keamanan berhasil selamatkan 80 siswa

Dandume, sebuah daerah yang berbatasan dengan bagian utara negara bagian Kaduna, adalah salah satu tempat maraknya bandit dan penculikan, menurut penduduk sekitar.

“Dandume adalah area terlarang bagi banyak dari kami karena tingkat kejahatan dan kerawanan yang tinggi yang dilakukan oleh bandit bersenjata,”ujar seorang pejabat kelompok sipil lokal di Katsina, Saidu Lawal kepada AP.

“Meskipun ada upaya pemerintah untuk membuka daerah tersebut dengan membangun jalan yang mengarah dari lokasi metropolitan ke pedalaman Dandume, bandit tetap ada,”lanjutnya.

“Dalam banyak kesempatan, bandit memblokir jalan raya Dandume-Sabuwa untuk menyerang para pelancong. Karena alasan itulah banyak orang telah meninggalkan rute baru tersebut.”