Daerah – Pengembangan Masjid Raya Baitul Izzah yang sempat terhenti akibat Covid-19 kembali dilanjutkan Tahun 2021 mendatang.

Hal ini dijelaskan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai mendengarkan paparan dari Pengurus Masjid Raya Baitul Izzah, terkait ekspose rencana pemanfaatan eks kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Provinsi Bengkulu.

“Kita sudah 2 tahun merenovasi 2018 dan 2019, tapi finishing untuk bangunan utama saja ini memang masih sekitar 1 tahun, kemudian kita secara keseluruhan akan menghibahkan eks kantor Dinas Pertanian yang akan kita tata menjadi pusat sekolah atau pusat pendidikan Masjid Raya Baitul Izzah, dari PAUD sampai SMP kemudian mungkin nanti ada ruang kantor pengelola, kita juga sedang mendesain beberapa titik lokasi – lokasi parkir ya minimum 200 hingga 250 mobil,” jelas Gubernur Rohidin.

Dijelaskan Gubernur Rohidin bahwa eks lahan DTPHP akan dimanfaatkan untuk pengembangan Islamic Center Masjid Raya Baitul Izzah, disamping penyempurnaan dari renovasi sebelumnya yang sempat terhenti di tahun 2020 ini akibat Covid-19. Diharapkan pembangunan Islamic Center ini akan memberikan yang manfaat besar bagi masyarakat kedepannya.

“Kita ingin memastikan bahwa ini nanti betul – betul menjadi sebuah kawasan pusat pengembangan Keislaman, ada pendidikan, pusat perbelanjaannya, juga tempat kuliner, lalu baitul mall nya kemudian ada fungsi sosial pembinaan keagamaan termasuk media seperti radio akan kita pusatkan disini,” ungkap Gubernur Rohidin.

Tampak hadir dalam ekspose ini Pengurus Masjid Raya Baitul Izzah, Kadis PU, Kepala BPKD, Kepala Bappeda, Kepala DTPHP dan Karo Pemkesra.