Jakarta- Pematangan lahan 13.500 meter persegi atau sekitar 1,35 hektar untuk penambahan luas makam bagi pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon tengah dilakukan. Nantinya lahan tersebut bisa menambah lebih dari 2.000 petak makam.

“Area untuk pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon kami optimalkan, luasannya sekitar satu hektare bisa untuk sekitar 2.000 petak makam,” ungkap Ivan Murcahyo, Kepala Pusat Data dan Infomasi Distam dan Hutan Kota DKI, Minggu (13/9).

Sedangkan di TPU Tegal Alur lahan tambahan sudah dimatangkan seluas dua hektare dengan daya tampung 2.800 petak makam.

“Di TPU Tegal Alur memang areanya sudah matang dan siap sekitar dua hektare, lebih luas dari lahan yang sedang dimatangkan di TPU Pondok Ranggon,” ucap Ivan.

Ivan menjelaskan, lahan di TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur untuk pemakaman jenazah Covid-19 tidak mengalami kendala keterbatasan seperti yang ramai diberitakan.

“Sebenarnya kita tidak mengalami keterbatasan lahan pemakaman, sebagian belum dimatangkan dan blad-nya belum terbentuk. Kami menyiapkan pemakaman berarti harus juga mempersiapkan prasarana penunjang lainnya seperti jalan pemisah antar unit, jalan antar blok, dan utilitas pendukung lainnya yang tentunya harus terencana dengan baik. Jadi memang tidak kurang,” urai Ivan.

Dia menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa opsi lokasi pemakaman dari awal pandemi, selain TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur.

“Kami sedang lakukan pematangan lahan juga di tempat lain, nantinya lokasi tersebut bisa menjadi alternatif apabila kebutuhan makam Covid-19 terus meningkat. Semua tim sedang bergerak, mulai dari pematangan lahan, simulasi rute lintasan dan minimalkan potensi resisten,” tandas Ivan.