EKONOMI – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing bisa mencapai 4 juta hingga 7 juta pada tahun 2021 mendatang. Namun hal ini tergantung pada perkembangan sektor kesehatan Indonesia yang menjadi pertimbangan para wisman untuk berlibur di Indonesia.

“Proyeksi kunjungan mancanegara 2021 ini saya harus memberi garis bawah ini masih prediksi, target 4-7 juta wisatawan mancanegara ini kemungkinan akan sangat bergantung dengan keadaan sisi Kesehatan,” kata Sandiaga Uno dalam diskusi KAHMI ‘Vaksin & kebangkitan Pariwisata Indonesia’, Minggu (3/1).

Sisi lain, selama 14 hari di awal tahun 2021 ini pemerintah telah melarang kunjungan wisman. Untuk itu, di masa pandemi Covid-19 ini, Sandiaga mengandalkan wisatawan domestik. “Wisatawan nusantara haruslah menjadi andalan kita,” kata dia.

Sampai September 2020 tercatat kunjungan wisatawan domestik turun dari 12 juta menjadi 3,56 juta atau turun 70,57 persen. Sandiaga mengatakan wisatawan domestik yang ada saat ini hanya 29,7 persen. Artinya 1,42 juta lapangan kerja pariwisata dan ekonomi kreatif telah terdampak. Sementara wisatawan mancanegara turun sebanyak 74,7 persen.

“Mereka tiba-tiba tidak memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Apalagi banyak dari mereka ini berada di Bali.”

 

 

Kedepankan Keselamatan

Sandiaga ingin sektor pariwisata selalu mengedepankan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Maka, beberapa strategi utama yang diambil dengan melakukan inovasi di sektor teknologi, big data, platform virtual, hybrid event dan target pasar yang segmented.

Adapun target pasar dirancang berdasarkan segmen. Dalam hal ini akan diarahkan kepada Generasi Milenial dan Generasi Z wisatawan domestik.

“Kita arahkan kepada milenial dan generasi z wisatawan nusantara,” kata dia.

Fokusnya, kata Sandiaga tidak lagi pada kuantitas. Melainkan kepada pariwisata berbasis kualitas, budaya, kearifan lokal, berkelanjutan dan pariwisata yang sehat.