Politik- Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mendapat predikat terbaik dari masyarakat dalam jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju. Penilaian publik itu berdasarkan survei dilakukan Indo Barometer mengenai ‘Kinerja 1 Tahun Jokowi-Maruf Amin dan Covid-19 di Indonesia’.

Survei dilakukan Indo Barometer secara nasional pada 10 – 17 Oktober 2020. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1200 responden. Margin of error sebesar ± 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Responden yang puas dengan kinerja mantan Danjen Kopassus itu sebesar 29,3 persen. Prabowo mengungguli empat rekan sejawatnya dalam Menteri Kabinet Indonesia Maju yang mendapat penilaian kinerja terbaik.

Posisi kedua ditempati Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang mendapat responden sebesar 16,3 persen. Di tempat ketiga ada nama Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mendapat penilaian 15,2 persen dari responden. Disusul Menteri BUMN Erick Thohir dengan 12,2 persen responden dan terakhir ada nama Menko Polhukam Mahfud MD dengan responden sebesar 8,8 persen.

“Lima alasan terbesar publik menilai kinerja menteri bagus adalah: pintar/intelektual (cerdas) (20,8%), mempunyai jiwa kepemimpinan yang bagus (10,2%), keputusannya tegas dan lugas (10,2%), mempunyai hasil kerja nyata (6,6%), dan banyak program terobosan (visi misi ke depan) (6.4%),” tulis hasil survei Indo Barometer dalam rilis diterima media, Rabu (4/11).

Hasil survei dilakukan Indo Barometer menunjukkan masyarakat menilai Prabowo sebagai menteri dengan kinerja terbaik karena dianggap mempunyai jiwa kepemimpinan bagus. Kemudian keputusan diambil tegas dan lugas. Serta dinilai mampu menjaga keamanan, kebijakannya berpihak ke rakyat kecil dan berwibawa dalam menyelesaikan masalah.

Selanjutnya, alasan publik menilai Nadiem Makarim sebagai menteri kinerja bagus karena dianggap pintar/intelektual, banyak program terobosan, mampu meningkatkan pelayanan pendidikan, muda berbakat (energik), dan cara kerjanya bagus.

Lalu alasan publik menilai Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri kinerja bagus karena pintar/intelektual. Cocok menduduki menteri tersebut. Mempunyai hasil kerja nyata. Keputusannya tegas & lugas dan mampu meningkatkan perekonomian.

Sementara Erick Thohir masuk daftar sebagai menteri kinerja bagus karena dianggap publik pintar/intelektual. Banyak program terobosan (visi misi ke depan). Cara kerjanya bagus. Mempunyai hasil kerja nyata dan keputusannya tegas dan lugas.

Terakhir Mahfud MD yang juga masuk sebagai menteri kinerja bagus karena dinilai pintar/intelektual. Memberikan solusi atas masalah. Kebijakannya berpihak ke rakyat kecil. Keputusannya tegas & lugas dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang bagus.